Program Peningkatan Kualifikasi Pendidikan Tenaga Kesehatan

Persyaratan peserta Program Peningkatan Kualifikasi Pendidikan Tenaga Kesehatan
melalui RPL terdiri dari persyaratan umum dan khusus.
1. Persyaratan Umum
a. Lulusan jenjang pendidikan menengah atau Diploma I Bidang Kesehatan;
b. Telah menjalankan pekerjaan keprofesiannya di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
paling sedikit 5 (lima) tahun pada saat dilakukan asesmen RPL;
c. Tenaga kesehatan yang bekerja di pelayanan kesehatan sesuai dengan profesinya
dengan kualifikasi pendidikan paling rendah:
1) Dipoma I Kebidanan bagi bidan;
2) Sekolah Menengah Farmasi (SMF) bagi tenaga teknis kefarmasian;
3) Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) bagi perawat;
4) Sekolah Pengatur Rawat Gigi (SPRG) bagi terapi gigi dan mulut;
5) Sekolah Menengah Analis Kesehatan (SMAK) bagi ahli teknik laboratorium
medik;
6) Sekolah Pembantu Ahli Gizi (SPAG) bagi ahli Gizi;
7) Sekolah Pembantu Penilik Hygiene (SPPH) bagi sanitarian;
8) Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang telah mendapatkan pelatihan
rekam medis yang diakui oleh Organisasi Profesinya bagi perekam medis dan
informasi kesehatan;
9) Diploma Satu teknisi transfusi darah bagi teknisi pelayanan darah.
2. Persyaratan Khusus
Selain kriteria tersebut di atas, tenaga kesehatan yang mengikuti Program Peningkatan
Kualifikasi Pendidikan Tenaga Kesehatan melalui RPL harus memenuhi persyaratan
administratif sebagai berikut :
a. Melampirkan surat izin belajar dari pejabat pembina kepegawaian untuk Pegawai
Negeri Sipil (PNS), atau pimpinan institusi/Lembaga tempat kerja;
b. Surat keterangan bekerja di fasyankes dan/atau pernah memiliki STR;
c. Melampirkan surat pernyataan kesediaan mengabdi di tempat tugas setelah selesai
pendidikan, dan diketahui pimpinan instansi;
d. Mendaftarkan pada program studi sesuai dengan profesi di pelayanan kesehatan;
e. Melampirkan ijazah terakhir;
f. Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan oleh masing masing Perguruan
Tinggi penyelenggara..

  • Share :

Kerjasama